Sereal Inggris bernama Weetabix mengalami lonjakan permintaan di kalangan konsumen Amerika, didorong oleh gebrakan media sosial dan ulasan positif. Sereal tersebut, yang dijual dalam bentuk biskuit, menjadi sensasi viral berkat influencer makanan seperti Courtney Cook Bales, yang menonjolkan keserbagunaan dan teksturnya yang unik.
Apa itu Weetabix?
Weetabix memulai debutnya di Inggris pada tahun 1932 dan berbeda dari sereal khas AS dalam formatnya: ia dikemas sebagai biskuit individual, bukan serpihan atau loop. Pengguna menambahkan biskuit ke dalam susu, membiarkannya melunak, dan memecahnya dengan sendok. Proses sederhana ini disukai konsumen yang mencari pengalaman sereal yang sedikit berbeda.
Popularitas produk ini meledak baru-baru ini, dengan lebih dari 30.000 kotak terjual di Amazon dalam sebulan terakhir saja. Lonjakan permintaan ini mencerminkan tren masyarakat Amerika yang lebih luas mencari produk makanan internasional melalui pasar online dan rekomendasi media sosial.
Cara Makan Weetabix
Para pengulas menggambarkan Weetabix memiliki rasa yang hangat dan gandum yang mirip dengan Honey Bunches of Oats. Serealnya sendiri tidak terlalu manis, menjadikannya bahan dasar serbaguna untuk berbagai topping dan olahan.
Tiga metode konsumsi yang populer meliputi:
- Tradisional dengan Sirup Maple & Biji Chia: Cara paling umum untuk menikmati Weetabix, menambah rasa manisnya yang ringan dengan sirup maple dan menambahkan tekstur dengan biji chia.
- Gaya Muffin Kacang Pisang: Menumbuk pisang matang ke dalam sereal dengan susu, sirup maple, kenari, dan kayu manis menciptakan sarapan yang meniru rasa muffin kacang pisang.
- “Kue” yang Dicelup Coklat: Terinspirasi oleh Cook Bales, mencelupkan biskuit ke dalam coklat leleh dan membiarkannya mengeras sebelum dinikmati dengan susu mengubah Weetabix menjadi suguhan mewah.
Produk ini saat ini tersedia dengan harga sekitar $12,50 untuk sekotak 12 biskuit di Amazon.
Mengapa Hype?
Meningkatnya minat terhadap Weetabix menunjukkan keinginan konsumen akan pengalaman kuliner yang baru dan unik. Kesuksesan sereal ini menyoroti kekuatan media sosial dalam membentuk tren makanan dan mendorong permintaan terhadap produk internasional. Tren ini mencerminkan lonjakan popularitas makanan ringan dan bahan-bahan internasional lainnya yang sebelumnya tidak dikenal, yang menunjukkan bahwa konsumen AS semakin terbuka untuk mengeksplorasi rasa dan format global.
Daya tarik Weetabix terletak pada kesederhanaan, keserbagunaan, dan kesenangan bereksperimen dengan berbagai cara untuk menikmatinya. Kemampuan produk ini untuk bertransformasi dari sereal sarapan tradisional menjadi camilan berlapis coklat semakin memperluas daya tariknya, menjadikannya populer di kalangan pecinta sereal dan mereka yang mencari sesuatu yang baru.


























