Putri Kim Kardashian, North West, telah resmi memasuki industri musik, menandatangani kontrak rekaman dengan Gamma Records – label yang sama yang baru-baru ini menandatangani ayahnya, Kanye West (Ye). Langkah ini menggarisbawahi tren yang jelas: North memposisikan dirinya sebagai perpanjangan langsung dari warisan seni ayahnya.
Kesepakatan dan Pemainnya
Gamma Records, didirikan pada tahun 2023 oleh veteran industri Larry Jackson dan Ike Youssef, memiliki daftar nama termasuk Usher, Sexyy Red, Snoop Dogg, dan Mariah Carey. Hubungan label tersebut dengan Kardashian melalui Carey menambah lapisan lain pada cerita ini. Penandatanganan North mengikuti kesepakatan ayahnya dengan Gamma pada Januari 2026, di mana dia akan merilis albumnya Bully. Hanya satu minggu kemudian, North merilis single debutnya, “PIERCING ON MY HAND.”
Keluarga dan Bisnis
Kim Kardashian dan Kanye West berbagi empat anak: North (lahir 2013), Saint, Chicago, dan Psalm. Meskipun West sekarang memiliki ibu tiri di Bianca Censori, pengaruhnya terhadap citra publik anak-anaknya tetap signifikan.
Beyond Music: Branding Barat Laut
Kesepakatan rekaman ini tidak terjadi dalam ruang hampa. Kardashian telah aktif membangun merek North selama berbulan-bulan, mengajukan merek dagang untuk nama putrinya untuk menutupi mainan, boneka, teka-teki, dan bahkan boneka. Hal ini menunjukkan upaya penuh perhitungan untuk memonetisasi identitas North lebih dari sekedar musik, menjadikannya produk komersial.
Gambaran Lebih Besar
Kecepatan North dalam mencapai kesepakatan setelah ayahnya sangat luar biasa. Perilisan single debutnya segera setelah penandatanganan West menunjukkan strategi yang terkoordinasi, memanfaatkan ikatan keluarga dan koneksi industri untuk mencapai kesuksesan yang cepat. Hal ini mencerminkan tren yang lebih luas dalam budaya selebriti: anak-anak dari artis terkenal semakin dipersiapkan untuk berkarir di dunia hiburan sejak usia muda, seringkali mewarisi platform dan ekspektasi.
Pada akhirnya, masuknya North West ke dunia musik bukanlah sekedar ekspresi artistik, melainkan melanjutkan model bisnis keluarga yang menjadikan status selebriti sebagai aset utamanya. Merek dagang, koneksi label, dan perputaran cepat semuanya mengarah pada peluncuran yang dikelola secara komersial dan dikelola dengan baik.


























