Sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan di JAMA Network Open telah mengidentifikasi potensi faktor risiko yang mengejutkan untuk kanker ovarium: paparan radon. Meskipun hubungan antara radon dan kanker paru-paru sudah diketahui, penelitian baru ini menunjukkan bahwa wanita pascamenopause yang tinggal di daerah dengan kadar radon tinggi mungkin menghadapi risiko lebih tinggi terkena kanker ovarium jenis tertentu.
Studi: Menghubungkan Geografi dengan Kesehatan
Para peneliti melakukan analisis jangka panjang terhadap 127.547 wanita pascamenopause dari Women’s Health Initiative, dan melacak mereka hingga 31 tahun. Untuk menentukan paparan, tim melakukan referensi silang alamat rumah peserta dengan data Survei Geologi AS, yang memetakan tingkat radon berdasarkan zona geografis.
Temuan ini mengungkapkan korelasi yang sangat jelas:
– Peningkatan Resiko Diagnosis: Wanita yang tinggal di daerah dengan tingkat radon tinggi (di atas 4 pCi/L) menunjukkan risiko kanker ovarium yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang tinggal di daerah rendah radon.
– Kerentanan Spesifik: Kaitannya sangat kuat untuk kanker ovarium serosa, di mana perempuan di daerah dengan kadar radon tinggi menghadapi risiko relatif lebih tinggi sebesar 38%.
– Angka Kematian: Risiko kematian akibat kanker ovarium juga 31% lebih tinggi bagi mereka yang tinggal di daerah dengan kadar radon tinggi.
Catatan: Karena penelitian ini menggunakan zona geografis dan bukan pengukuran rumah individu, maka penelitian ini mengidentifikasi tren regional dan bukan tingkat paparan pribadi yang dikonfirmasi.
Apa itu Radon dan Mengapa Berbahaya?
Radon adalah gas radioaktif alami yang dihasilkan oleh pemecahan uranium dan radium di tanah, batu, dan air tanah. Ini merupakan ancaman “diam” karena tidak terlihat, tidak berbau, dan tidak berasa.
Biasanya, radon masuk ke dalam bangunan melalui retakan pada pondasi, celah pada dinding, atau melalui air sumur. Meskipun penyakit ini telah diketahui sebagai penyebab utama kanker paru-paru di kalangan bukan perokok, penelitian ini menunjukkan bahwa dampak biologis penyakit ini dapat meluas hingga ke kesehatan reproduksi.
Hubungan Biologis: Bagaimana Radon Dapat Memicu Kanker?
Meskipun penelitian ini lebih menunjukkan adanya hubungan dan bukan hubungan sebab-akibat langsung, para ahli medis telah mengajukan dua teori utama tentang bagaimana radon dapat mempengaruhi kanker ovarium:
- Kerusakan DNA: Saat radon membusuk, ia melepaskan partikel yang dapat menyebabkan “putusnya untai ganda” pada DNA. Ketika kerusakan ini terakumulasi dan mekanisme perbaikan tubuh gagal, mutasi kanker dapat terjadi.
- Gangguan Hormon: Beberapa peneliti berhipotesis bahwa radon dapat bertindak sebagai pengganggu endokrin. Ada kemungkinan bahwa gas tersebut diserap ke dalam aliran darah dan meningkatkan kadar estrogen, yang diketahui merupakan pemicu kanker ovarium.
Langkah-Langkah untuk Mengurangi Risiko
Berbeda dengan kecenderungan genetik, paparan radon merupakan faktor lingkungan yang dapat dikelola. Para ahli menyarankan beberapa langkah yang dapat ditindaklanjuti bagi penduduk di zona berisiko tinggi:
- Uji Rumah Anda: Karena Anda tidak dapat melihat atau mencium bau radon, satu-satunya cara untuk mengetahui tingkat paparan Anda adalah melalui pengujian profesional.
- Pasang Sistem Mitigasi: Jika kadar radon tinggi, sistem reduksi radon dapat dipasang untuk mengalirkan gas dari rumah ke luar melalui pipa.
- Segel Pondasi: Menutup retakan pada pondasi dapat membatasi masuknya gas ke dalam ruang hidup.
- Meningkatkan Ventilasi: Meningkatkan aliran udara melalui kipas angin dan membuka jendela dapat membantu mengurangi konsentrasi gas.
“Kita tidak bisa mengubah genetika kita, tapi paparan radon adalah sesuatu yang bisa Anda cegah.” — Dr. Abdulrahman Sinno, Kepala Onkologi Ginekologi, Pusat Kanker Komprehensif Sylvester
Kesimpulan: Penelitian ini menyoroti radon sebagai faktor lingkungan penting dan dapat dicegah dalam risiko kanker ovarium. Meskipun diperlukan lebih banyak penelitian untuk memastikan mekanisme biologis yang tepat, pengujian radon di rumah Anda tetap merupakan langkah penting untuk kesehatan jangka panjang di wilayah geografis berisiko tinggi.


























