Kebanyakan orang berpikir kiwi hanyalah buah sarapan atau salad topping. Mereka jarang menganggapnya sebagai toples pengawet. Pendekatan ini mengubah asumsi tersebut. Anda mendapatkan selai buah yang asam, beraroma, dan sangat berbeda dari varietas stroberi atau aprikot pada umumnya.
Rahasianya terletak pada profil rempah-rempahnya. Kayu manis dan cengkeh menambah kehangatan yang menyeimbangkan keasaman alami kiwi. Rasanya tidak terlalu manis. Teksturnya berasal dari buahnya sendiri, bukan bungkusan pektinnya.
Inilah yang Anda perlukan untuk membuat kumpulan ini.
Bahan Utama Selai Kiwi Berbumbu
Anda memerlukan proporsi tertentu untuk mendapatkan set yang tepat. Terlalu banyak gula dan menjadi permen. Terlalu sedikit dan tidak dapat bertahan.
- 8 buah kiwi ukuran sedang : Pilih yang keras. Buah lunak berubah menjadi bubur saat pertama kali direbus.
- total air 6 gelas : Bagi menjadi 3 gelas untuk pemasakan awal dan 3 gelas untuk pengurangan akhir.
- 2 cangkir gula pasir : Gula putih standar berfungsi paling baik untuk kejernihan.
- 1 sendok teh cengkeh utuh : Lebih baik utuh daripada digiling. Ini menanamkan rasa tanpa sedikit pun.
- 1 batang kayu manis : Menambah kedalaman kayu. Hapus sebelum dibotolkan.
Panduan Persiapan Langkah demi Langkah
Mulailah dengan buah mentah. Cuci kiwi sampai bersih. Kupas. Bulu halusnya tidak enak saat macet. Potong buah yang sudah dikupas menjadi potongan-potongan kecil yang tidak beraturan. Ukuran tidak terlalu menjadi masalah di sini karena Anda akan menumbuknya nanti.
Masukkan kiwi yang sudah dipotong ke dalam panci besar. Tambahkan 3 gelas air pertama. Didihkan. Biarkan matang selama 30 menit. Buahnya akan rusak. Air akan terserap atau menguap sedikit.
Pindahkan kiwi yang sudah lunak ke dalam mangkuk. Hancurkan dengan garpu. Anda ingin bubur, bukan bubur. Jaga teksturnya tetap pedesaan.
Kembalikan buah yang sudah dihaluskan ke dalam panci. Tambahkan gula. Tambahkan cengkeh utuh. Biarkan campuran ini selama 2 jam. Langkah ini tidak dapat dinegosiasikan untuk ekstraksi rasa. Gula mengeluarkan sarinya dan minyak rempah meresap ke dalam buah.
Setelah masa istirahat, tambahkan sisa 3 gelas air. Nyalakan kembali apinya. Didihkan selama 30 menit lagi. Perhatikan konsistensinya. Selai mengental saat air menguap.
Hapus dari api. Biarkan hingga benar-benar dingin. Kemacetan akan terus mengeras seiring dinginnya.
Penyajian dan Penyimpanan
Setelah dingin, pindahkan selai ke stoples kaca bersih. Simpan di lemari es. Itu berlangsung selama beberapa minggu.
Selai ini cocok dengan piring keju. Ini dipadukan dengan yogurt. Itu bisa diaduk menjadi oatmeal.
Mengapa harus puas dengan makanan yang membosankan? Coba ini. Rempah-rempah membuat perbedaan.